Daftar Hasil Uji Klinis Jus Tahitian Noni

By | 21/09/2012

Daftar Hasil Uji Klinis Jus Tahitian Noni — Jus Tahitian Noni yang diproduksi Morinda Bioactives disebut sebagai nutrisi bioaktif. Jus Tahitian Noni kaya atas senyawa bioaktif yang bekerja memulihkan sel – sel tubuh yang rusak atau mati serta membentuk sel – sel baru.

Produksi Jus Tahitian Noni didukung oleh riset ilmiah yang terpercaya di dalam laboratorium buah noni yang paling modern di dunia. Tidak heran, dengan komitmen yang tinggi pada riset ini menjadikan Jus Tahitian Noni mendapatkan pengakuan dunia, mulai dari paten, dan penghargaan lain.

Sebelum diluncurkan ke konsumen dan dijadikan obat alternatif berbagai jenis penyakit, Jus Tahitian Noni menjalani uji klinis dalam bidang medis dengan standar yang amat ketat.

Berikut adalah daftar 26 hasil uji klinis Jus Tahitian Noni

Riset Mutakhir dan berkelanjutan telah menghasilkan produk berkualitas dunia

1. Uji Klinis ” Safety clinical trial “ . Uji klinis ini melibatkan 96 relawan yang aharus mengkonsumsi Jus Tahitian Noni dengan dosis 750 ml / hari selama 1 bulan penuh. Hasilnya : Jus Tahitian Noni mampu menyembuhkan banyak penyakit, termasuk penyakit mematikan dan tidak menimbulkan efek samping yang buruk.

Hasil uji klinis dipublikasikan di Journal of Food Science dan dilakukan oleh The British Industrial Biological Research Association (BIBRA).

2. Uji Klinis ” Aktivitas antioksidan pada perokok berat “ . Uji klinis melibatkan 285 relawan yang harus mengkonsumsi 30 ml perhari selama 1 bulan.  Hasilnya : jumlah radikal bebas dari tubuh relawan menurun secara drastis.

Hasil uji klinis dipublikasikan dalam Chemistry Central Journal dan dilakukan oleh Universitas Illinois College of Medicine dan TNI R & D.

3. Uji Klinis ” DNA protection/perlindungan DNA “ melibatkan 203 relawan perokok berat yang mengkonsumsi 30 ml Jus Tahitian Noni selama 1 bulan. Hasil yang diperoleh jumlah DNA yang rusak berkurang 1/2 -nya.

Hasil uji klinis dipublikasikan di The Journal, Nutrition and Cancer, dan dilakukan oleh University Illinois College of Medicine.

4. Uji Klinis ” Kolesterol dan Trigliserida ” melibatkan 132 perokok berat yang mengkonsumsi 30 ml Jus Tahitian Noni selama 1 bulan. Hasil yang diperoleh peningkatan HDL sebanyak 16 %, penurunan trigliserid sebesar 54 % dan penurunan kolesterol sebanyak 22 %.

Hasil uji klinis dipublikasikan di AHA journal Circulation, dan dilakukan oleh University Illinois College of Medicine.

5. Uji Klinis “Cervical Spondylosis /degenerative osteoarthritis di tulang belakang leher “ melibatkan 90 relawan dengan cara mengkonsumsi Jus Tahitian Noni selama 1 bulan. Hasil uji klinis menyimpulkan bahwa Jus Tahitian Noni berkhasiat mengurangi rasi nyeri dan meningkatkan gerakan tubuh serta menaikkan tingkat kesehatan.

Hasil uji klinis dipublikasikan di Nigerian Journal of Health and Biomedical Sciences, dan dilakukan oleh University Lagos College of Medicine .

6. Uji Klinis ” Meningkatkan kekebalan & antioksidan ” melibatkan 12 realawan yang mengkonsumsi Jus Tahitian Noni selama  2 bulan. Hasil yang diperoleh adalah obat herbal terbaik ini mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh adaptif  32 % dan  sistem kekebalan tubuh bawaan sebesar 30 %. Juga mampu menurunkan tegangan oksidatif  19 %.

Hasil uji klinis dipublikasikan di Chinese Medical Research  and Clinical Journal, dan dilakukan oleh  Universitas Kedokteran Tianjin .

7. Uji Klinis ” Drug screen test “ melibatkan 6 relawan dengan cara melakukan tes skrining urin narkoba.  Hasil uji klinis menyimpulkan bahwa Jus Tahitian Noni tidak mengandung obat terlarang dan tidak  menyebabkan hasil positif palsu.

Hasil uji klinis dipublikasikan di Journal of Medicinal Plants Research, dan dilakukan oleh  Research and Deveopment Morinda Bioactives.

8. Uji Klinis ” Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi melibatkan 10 relawan yang harus mengkonsumsi nutrisi bioaktif terbaik ini sebanyak 120 ml perhari selama satu bulan. Hasil uji klini membuktikan bahwa Jus Tahitian Noni mampu menurunkan tekanan darah, terutama tekanan darah sistolik, secara signifikan . ( Baca lebih lanjut : Obat alami menurunkan tekanan darah )

Hasil uji klinis dipublikasikan di American Chemical Society Symposia Series No. 993, Functional Food and Health dan dilakukan oleh  Brigham Young University Hawai.

9. Uji Klinis ” DNA protection- MDA (berhubungan dengan stress oksidatif) DNA adducts “ melibatkan 203 orang perokok berat yang mengkonsumsi 1 – 4 sloki Jus Tahitian Noni selama 1 bulan. Hasil uji klinis menyimpulkan bahwa Jus Tahitian Noni mampu mengurangi jumlah MDA, yaitu senyawa penyebab kerusakan DNA sebesar 53 % dan  mengurangi resiko penyakit kanker pada perokok berat. ( baca juga : Cara alami penyembuhan kanker paru – paru )

Hasil uji klinis dipublikasikan di American Association for Cancer Research Annual Meeting Proceedings dan dilakukan oleh  University of Illinois College of Medicine.

10. Uji Kinis ” Menopause “ melibatkan relawan berjumlah 8 wanita pasca menopause yang harus mengkonsumsi Jus Tahitian Noni  selama tiga bulan. Hasil uji klinis membuktikan Jus Tahitian Noni mampu meningkatkan suasana hati dan energi.  Juga, mampu memperbaiki gangguan pendengaran dan menghambat proses osteoporosis.

Hasil uji klinis dipublikasikan di Journal of Alternative  and Complimentary Medicine dan dilakukan oleh  University Illinois College of Medicine.

11. Uji Klinis ” Kolesterol-non-perokok “ melibatkan 10 relawan non perokok yang harus mengkonsumsi Jus Tahitian Noni selama 1 bulan. Hasil uji klinis memberikan kesimpulan bahwa Jus Tahitian Noni mampu menjaga kadar kolesterol dalam kondisi normal, mampu menurunkan kolesterol ringan dan mampu meningkatkan HDL. Uji klinis ini membuktikan bahwa obat herbal terbaik ini mampu berperan sebagai   adaptogenic.

Hasil uji klinis dipublikasikan di Laporan Singkat pada pertemuan The American Chemical Society 237 dan dilakukan oleh  Brigham Young University Hawai.

12. Uji Klinis ” Osteoarthritis “  melibatkan  82 pasien osteoarthritis yang harus mengkonsumsi Jus Tahitian Noni dengan dosis 90 ml perhari selama 3 bulan.  Hasil uji klini menyimpulkan khasiat nutrisi bioaktif ini dalam menyembuhkan penyakit nyeri dan gangguan mobilitas serta meningkatkan derajat kesehatan pasien osteoartritis. ( Baca lebih lengkap : Cara herbal mengobati osteoartritis )

Hasil uji klinis dipublikasikan  (dalam proses) dan dilakukan oleh  University of Illinois di Chicago College of Medicine di Rockford.

13. Uji klinis ” Energi / Endurance “ melibatkan 40 orang relawan dengan metode plasebo terkontrol selama 3 pekan. Hasil uji klinis membuktikan bahwa Jus Tahitian Noni mampu meningkatkan daya tahan tubuh sebesar 21 % dan mennaikkan aktivitas antioksidan sebesar 25 %.

Hasil uji klinis dipublikasikan  Journal of Medicinal Plants Research dan dilakukan oleh  The Moscow Scientific and Practical Center of  Sports Medicine.

14. Uji klinis “ Antioksidan – Non Smoker “ melibatkan  30 relawan untuk menguji kemapuan penyerapan dalam 1 jam dengan metode sidang label terbuka. Hasil uji klini membuktikan bahwa Jus Tahitian Noni mampu meningkatkan aktifitas antioksidan massa sel darah dan plasma darah sebesar 2 – 4,6 kali lipat. Hasil ini jauh lebih besar dibandingkan dengan  jus jeruk.

Hasil uji klinis dipublikasikan  (dalam proses).  

15. Uji Klinis ” Noni Leaf Serum merupakan produk Tahitian Noni-based “ melibatkan 25 relawan . Hasil uji klinis membuktikan bahwa nutrisi bioaktif ini mampu memberikan perlindungan kulit dari sinar ultraviolet. ( baca lebih lengkap : Cara alami atasi penuaan dini )

Hasil uji klinis dipublikasikan  Journal of Natural Medicines dan dilakukan oleh  Morinda Bioactive Research and Development with  BioScreen Testing Services, Inc

16. Uji Klinis ” Pengaruh Jus Tahitian Noni pada peningkatan energi dan serum kortisol “ Diterbitkan dalam bentuk disertasi di Universitas Hamburg, Jerman

17. Uji Klinis ” Pengaruh Jus Tahitian Noni pada gingivitis “ Disertasi pada universitas Hamburg, Jerman.

18. Uji Klinis ” Antioksidan Percobaan Pada Jus Tahitian Noni Extra Dan Maxidoid “ dilakukan di Ural State University of Economics yang melibatkan 40 orang.

19. Uji Klinis ” Penelitian serum daun noni terhadap perlindungan kulit “ melibatkan 25 orang dan diterbitkan dalam Journal of Natural Medicines.

20. Uji Klinis ” Kemanjuran Bioactives Morinda FIT Body “ melibatkan 22 orang dan diterbitkan  di Journal of Medical Sciences.

21. Uji Klinis ” Kemanjuran perawatan kulit Defy “ melibatkan 49 wanita dan diterbitkan Jurnal Penelitian Biological Sciences.

22. Uji Klinis ” Keamanan pengguna minyak biji noni untuk penggunaan oles “melibatkan 49 relawan

23. Uji Klinis ” Aktifitas anti jerawat minyak biji noni (open label clinical trial) ” melibatkan 23 relawan. Hasilnya, minyak biji noni berpotensi melawan aktitifas jerawat. ( Baca juga : Cara alami menghilangkan jerawat )

24, dan 25. Uji Klinis tentang manfaat, khasiat dan pemanfaatan Maxidoid yang dilakukan oleh Bringham Young University Hawaii ( belum dipublikasikan )

26. Uji Klinis ” Manfaat Maxidoid terhadap pasien diabetes mellitus “. Uji klinis dilakukan di Indonesia. ( belum dipublikasikan ). ( Baca juga : Cara mengatasi penyakit diabetes mellitus )

Selain hasil uji klinis di atas, Jus Tahitian Noni juga mencatatkan prestasi dengan perolehan lebih dari 60 paten internasional. Informasi lengkap bisa dibaca pada : Daftar paten Jus Tahitian Noni.