Waspadai Bahaya Radang Paru Pada Anak

By | 07/11/2014
Share

Penyakit radang paru akut atau dikenal dengan pneumonia termasuk salah satu jenis mematikan di Indonesia, terutama untuk bayi dan balita. Tercatat dari data kementrian kesehatan, terjadi kasus kematian anak akibat radang paru setiap 2,6 menit. Dan setiap 1,7 menit ada 1 anak terserang pneumonia.

Penyakit radang paru pada anak

Penyakit radang paru pada anak

Dari catatan kementrian kesehatan pula diketahui bahwa pneumonia menjadi penyebab kematian bayi dan balita nomor 2 setelah penyakit diare.  Data dari WHO menguatkan bahwa 99 persen kematian anak akibat pneumonia terjadi di negara berkembang.

Penyebab mengapa penyakit pneumonia begitu marak menyerang bayi dan balita di negara berkembang adalah lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat, pemukiman padat penduduk, rendahnya kesadaran kesehatan lingkungan, rendahnya kesadaran imunisasi, kurang gizi, kurangnya pemberian ASI, pencemaran asap akibat kendaraan bermotor dan kebakaran hutan dan lingkungan perokok.

Untuk menghidari penyakit radang paru di atas, kita bisa melakukan imunisasi secara rutin, menjada pola hidup sehat, menghindari rokok, dan memberikan ASI eksklusif minimal 6 bulan serta memberikan nutrisi terbaik, seperti nutrisi bioaktif.

Penyakit radang paru dipicu juga oleh perubahan cuaca yang cepat. Seperti kita ketahui bahwa pengaturan musim kemarau dan musim penghujan sekarang ini sudah bias. Di tengah musih kemarau, tidak jarang tiba – tiba turun hujan. Perubahan cuaca yang cepat dari panas ke dingin berpengaruh pada pernafasan. Cuaca turut mempengaruhi kesehatan pernafasan kita.

Karenanya cara terbaik untuk menjaga kesehatan saluran pernafasan kita, termasuk paru – paru, adalah dengan menjaga kualitas nutrisi bagi tubuh. Makanan yang berimbang, terutama sayuran dan buah – buahan, sangat dianjurkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *