Benarkah Kanker Usus Besar Menjadi Ancaman Di Usia Lanjut ?

Share

Usia lanjut dengan usia di atas 50 tahun adalah usia rentan untuk terkena penyakit. Pada usia lanjut, kondisi metabolisme tubuh sudah mengalami banyak penurunan. Sel – sel tubuh tidak seaktif semasa muda untuk melakukan regenerasi. Kekuatan otot berkurang. Dan sebagainya. Pada usia lanjut ini, manusia rentan terkena penyakit, termasuk penyakit kanker usus besar.

Kanker usus besar, dikenal juga dengan kanker kolon ini, menjadi penyebab kematian nomor 2 untuk pria dna nomor 3 pada wanita.

Bukanlah kasus yang sedikit bila pada usia lanjut, apalagi setelah pensiun, manusia menderita banyak penyakit dalam satu waktu atau penyakit komplikasi. Kita bisa melihat fakta ini ketika berkunjung ke rumah sakit. Ternyata, banyak pasien rumah sakit yang berusia lanjut. Tentu kita tidak ingin bila nantinya di usia lanjut, tubuh kita menjadi sarang banyak penyakit.

Kami beberapa kali menerima keluhan melalui telpun secara langsung ataupun melalui chat lewat WA, dimana sebagian besar adalah orang tua. Mereka mengeluhkan penyakitnya, mulai dari penyakit trigeminal neuralgia, hingga penyakit yang berat yaitu penyakit kanker, termasuk kanker usus besar.

Kebiasaan penyebab penyakit kanker usus besar

Setelah kami lacak melalui percakapan seperti apa kebiasaanya, ternyata para penderita penyakit kanker tersebut memiliki kebiasaan yang sama yaitu :

Pertama, Mereka memiliki kebiasaan makan yang sembrono. Semua jenis makanan terutama makanan hewani, makanan yang terbuat dari terigu, jenis makanan instan, dan waktu makan lewat malam. Makanan hewani yang dikonsumsi-pun jenis bagian tubuh bagian dalam atau organ seperti usus, hati, otak, juga termasuk kulit (terutama kulit ayam).

Jelaslah bahwa makanan yang dikonsumsi di atas, bukanlah jenis makanan yang sehat. Apalagi, selain mengkonsumsi makanan yang tidak dianjurkan tersebut, asupan sayuran dan buah – buahan sangat kurang.

Kedua, Mereka yang rentan terkena penyakit kanker usus besar di usia tua adalah mereka yang selama bertahun –tahun mengalami tekanan psikologis akibat beban kerja atau lingkungan, dan lainnya. Kondisi mental yang cemas ataupun was – was ternyata berimbas pada penurunan daya tahan tubuh, kerusakan sistem pencernaan sehingga tidak mencerna makanan dan minuman secara maksimal.

Karenanya, penting diperhatikan bahwa di usia lanjut untuk menjaga kondisi mental untuk nyaman, senang dan bahagia.

Ketiga, Kebiasaan selama puluhan tahun yang mengabaikan pentingnya aktifitas fisik atau olah raga. Beban pekerjaan yang berat dan kurangnya waktu, seperti di kota besar akibat terjebak kemacetan bertahun – tahun, menjadikan waktu untuk berolah raga kurang bahkan tidak ada. Banyak duduk di belakang meja kerja adalah konsekuensi pekerjaan yang biasa dilakukan sehingga aktifitas tubuh tidak seimbang. Banyak duduk mengakibatkan sisa makanan yang dikonsumsi akhirnya menumpuk menjadi lemak jahat.

Setidaknya, ketiga hal di atas itulah, yang umum menjadi penyebab akumulasi mengapa di usia tua akhirnya tubuh kita menimbun banyak persoalan kesehatan, termasuk kanker usus besar.

Informasi penyembuhan kanker usus besar, silahkan baca : Cara alami pengobatan kanker usus besar tanpa operasi

Apakah Kanker Usus Besar Hanya Menyerang Usia Lanjut ?

Berita buruk mengenai populasi manusia yang terkena kanker kolon atau kanker kolorektal ini adalah BUKAN hanya manusia berusia lanjut saja yang terancam, namun juga yang berusia muda belasan tahun atau generasi milenial.

Lah, kok bisa ? Nah, inilah berita buruk dan mengejutkan. Berdasarkan data dari Surveillance, Epidemiology and End Result (SEER), peningkatan penderita kanker kolorektal di kalangan milenial selama meningkat 2.4 % pertahun. Resiko terkena kanker usus besar dari 20 orang adalah 1 orang. Seperempat orang yang terdiagnosa kanker usus besar, langsung berada pada stadium lanjut. Dan hanya 10 % yang bisa bertahan hingga 5 tahun.

Hasil penelitian di atas membuktikan bahwa kanker usus besar harus diwaspadai bahkan sejak dini. Baca juga : Cara penyembuhan kanker usus besar stadium 3

Tanda – tanda masalah pada sistem Pencernaan, termasuk usus besar

Bentuk kewaspadaan tersebut dimulai dengan mengenali tanda – tanda jika perut kita bermasalah. Berikut tanda – tandanya :

Bentuk feses atau BAB kita tidak normal, tetapi seperti pita kecil. Kondisi ini terjadi sebagai akibat usus telah mengalami penyempitan.

Pencernaan kita bermasalah dan didiagnosa terkena radang usus. Sayangnya, pengobatan radang usus ini tidak membawa kesembuhan, justru ada rasa sakit lain yang dirasakan. Artinya, bukan penyakit radang usus yang sebenarnya menimpa kita.

Gejala kanker usus besar juga bisa dikenali bila kita mengalami konstipasi berlarut – larut. Kita menjadi kesulitan untuk BAB bahkan kesakitan.

Saat BAB, kita juga mengeluarkan darah berwarna merah marun bahkan hitam.

Gejala yang mudah terlihat dari luar dari kanker usus besar adalah terjadi penurunan berat badan, badan terasa lemas dan kekurangan sel darah merah.

Perut sering kembung , kram dan banyak gas. Kita merasa tidak nyaman dengan kondisi perut. Bahkan setelah makan, lambung kita memproduksi refluks asam. Kondisi yang berlangsung lama dan berlarut – larut ini mengindikasikan bahwa ada masalah serius dari sistem pencernaan kita.

Jadi, di usia lanjut sudah menjadi keharusan bagi kita untuk lebih hati – hati memilih makanan karena kankeru usus besar adalah akumulasi dari kebiasaan salah selama puluhan tahun, meskipun di usia muda juga beresiko.